Cara Mengobati Hepatitis B Dengan Temulawak

Hal yang mudah dan bisa anda lakukan sendiri dirumah sebagai cara mengobati hepatitis b secara alami adalah dengan rutin konsumsi ramuan temulak, bahkan cara ini sudah sejak lama dilakukan oleh nenek moyan kita secara turun temurun sehingga tidak ada salahnya jika anda coba.

Cara Mengobati Hepatitis B Dengan Temulawak

Cara Mengobati Hepatitis B Dengan Temulawak

Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B ( HBV ) dan jika sudah masuk pada level kronis penyakit hepatitis b bisa membahayakan dan karena bisa mengakibatkan kematian.

Tidak hanya itu, penyakit hepatitis b yang tidak mendepatkan penanganan dengan baik bisa berkembang lebih parah dan menimbulkan komplikasi seperti sirosis hati, kanker hati dan gagal hati.

Celakanya penyakit hepatitis B termasuk kedalam penyakit yang sulit untuk dikenali dan dideteksi pada awal kemunculannya karena sama sekali tidak menimbulkan gejala, sehingga sebagian besar penderitanya tidak menyadari dirinya mengidap penyakit berbahaya ini.

Gejala hepatitis B baru muncul jika virus sudah mulai menginfeksi hati sehingga hati terganggu fungsinya, berikut ini adalah beberapa gejala tersebut, yakni :

  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah.
  • Diare.
  • Penurunan berat badan.
  • Gejala yang menyerupai flu seperti lelah, nyeri pada tubuh, sakit kepala, dan demam tinggi (sekitar 38ºC atau lebih).
  • Nyeri perut.
  • Lemas dan lelah.
  • Sakit kuning (kulit dan bagian putih mata yang menguning).

Selain tidak menimbulkan gejala awal, penyakit hepatitis b juga merupakan jenis penyakit yang mudah menular atau ditularkan seperti melalui darah dan cairan tubuh yang dihasilkan oleh penderita.

Penularan juga bisa terjadi melalui berbagai kondisi lainnya seperti :

  1. Kontak seksual. Misalnya berganti-ganti pasangan dan berhubungan seks tanpa alat pengaman.
  2. Berbagi jarum suntik. Misalnya menggunakan alat suntik yang sudah terkontaminasi darah penderita hepatitis B.
  3. Kontak dengan jarum suntik secara tidak disengaja. Misalnya petugas kesehatan (paramedis) yang sering berurusan dengan darah manusia.
  4. Ibu dan bayi. Ibu yang sedang hamil dapat menularkan penyakit ini pada bayinya saat persalinan.

Pengobatan Hepatitis B

Proses penanganan dan pengobatan hepatitis b bisa di tangai oleh dokter spesialis hati ( ahli hepatologi ) jenis penanganan yang dilakukan tergantung kepada sebarapa lama pasien terinfeksi apakah hepatitis B akut (jangka pendek) atau hepatitis B kronis (jangka panjang).

Selain itu untuk memantau sejauh mana penyakit hepatitis berkembang dan apakah pengobatan yang dilakukan berjalan maksimal atau tidak, dokter biasanya akan secara rutin melakukan berbagai tes dan pemeriksaan yang meliputi :

  • Tes darah
  • USG
  • FibroScan (alat untuk mengukur tingkat pembentukan jaringan luka dan pengerasan jaringan hati)
  • Biopsi hati (proses ini jarang digunakan)

Selain melakukan penanganan dan pengobatan secara medis anda juga bisa melakukan pengobatan secara alternatif sendiri dirumah sebagai pengobatan tambahan atau dukungan bagi pengobatan secara medis yakni dengan rutin mengkonsumsi ramuan tanaman obat yang mampu mencegah dan mengobati penyakit hepatitis b salah satunya adalah temulak.

( Baca Juga : Bahaya Penyakit Hepatitis B )

Cara Mengobati Hepatitis B Dengan Temulawak

Temulawak adalah salah satu obat hepatitis b alami yang telah terbukti memiliki khasiat dan manfaat tinggi dalam menyembuhkan penyakit hepatitis b, bahkan tanaman ini sudah sejak lama dan turun temurun dijadikan sebagai obat tradisional hepatitis b sehingga layak dijadikan sebagai cara mengobati hepatitis b secara alami.

Sementara itu hasil penelitian yang dilakukan secara klinis menyebutkan bahwa didalam temulawak terdapat beberapa senyawa alami berupa : protein, karbohidratm minyak atsiri, serat alami, xanthorhizol, germakron dan kurkumin.

Kandungan kurkumin merupakan kandungan yang baik bagi penderita hepatitis b karena memiliki banyak manfaat diantaranya adalah anti inflamasi ( anti peradangan ), anti hepototoksin ( anti racun ) serta memiliki efek farmakologi yaitu mampu mencegah penyakit hati, menurunkan kolesterol, peluruh kencing hingga menghilangkan nyeri sendi.

Tidak hanya itu, hasil beberapa penelitian menunjukan bahwa temulawak lebih kompleks kandungannya dibandingkan tumbuhan herbal dari korea yakni gingseng sehingga khasiat dan manfaatnya pun lebih beragam.

Salah satu khasiat dan manfaat yang paling terkenal adalah mampu mencegah dan mengobati penyakit hepatitis b dan liver karena mampu berfungsi sebagai detox alami untuk hati dan liver.

Nah, bagi anda yang ingin membuat ramuan dari temulak untuk menyembuhkan penyakit hepatitis b yang anda atau orang terdekat anda alami maka berikut langkah dan cara membuat obat liver dari temulawak yang baik dan benar.

  • Kupas dan bersihkan rimpang temulawak sampai bersih dengan air mengalir
  • Potong tipis dan keringkan dengan cari dijemur
  • Jika potongan temulawak sudah kering, rebus sampai mendidih menggunakan air 2 gelas
  • Setelah mendidih dan air rebusan tersisa sekitar 1 gelas angkat dan sajikan dalam gelas
  • Tambahkan gula atau madu secukupnya agar rasanya lebih enak
  • Minum rebusan temulawak selagi hangat 2 kali sehari

ATAU

  • Ambil 2 jari rimpang temulawak
  • Kupas kulitnya lalu cuci
  • Bilas dengan ari matang
  • Parut rimpang temulawak tersebut
  • Masukan kedalam setengah cangkir air hangat dan tambahkan satu sendok makan madu agar rasa lebih enak
  • Aduk hingga rata lalu kemudian peras
  • Dan minumlah perasan air temulawak tersebut 2 kali sehari.

Demikianlah informasi tentang bagaimana cara mengobati hepatitis b dengan temulawak ini semoga bermanfaat dan bisa membantu anda menemukan cara alternatif untuk sembuh dari penyakit hepatitis b yang mana jauh lebih aman dan murah sehingga layak untuk anda coba.

Terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami ini, jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel sederhana ini bermanfaat untuk kebaikan semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *